Bencana Angin Terparah Di Dunia

Bencana Angin
Bencana angin, baik dalam bentuk siklon tropis (topan/hurikan) maupun tornado, merupakan salah satu kekuatan alam yang paling merusak di Bumi. Hingga tahun 2026, catatan sejarah menunjukkan bahwa wilayah Teluk Benggala dan pesisir Pasifik tetap menjadi area paling rentan terhadap bencana angin mematikan.

Berikut adalah artikel lengkap mengenai bencana angin terparah di dunia berdasarkan jumlah korban jiwa, kekuatan angin, dan dampak kerusakannya.
1. Siklon Bhola (1970) – Bencana Paling Mematikan
Siklon Bhola yang menghantam Pakistan Timur (sekarang Bangladesh) dan Benggala Barat, India, pada 12 November 1970, diakui oleh Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) sebagai siklon tropis paling mematikan dalam sejarah modern.
  • Korban Jiwa: Diperkirakan antara 300.000 hingga 500.000 orang tewas.
  • Penyebab Utama: Bukan hanya angin kencang (kecepatan 185–240 km/jam), tetapi lonjakan badai (storm surge) setinggi 10 meter yang menenggelamkan pulau-pulau rendah di Delta Gangga.
  • Dampak Politik: Kelalaian pemerintah dalam penanganan bencana ini memicu ketegangan yang berujung pada Perang Kemerdekaan Bangladesh.
2. Super Topan Haiyan (2013) – Kekuatan Angin Terkuat saat Mendarat
Dikenal di Filipina sebagai Topan Yolanda, bencana ini merupakan salah satu badai terkuat yang pernah tercatat saat mendarat (landfall).
  • Kecepatan Angin: Mencapai 314 km/jam dengan hembusan hingga 378 km/jam.
  • Dampak: Menghancurkan 90% wilayah Tacloban, menyebabkan lebih dari 6.000 orang tewas, dan berdampak pada 16 juta orang.
  • Kerugian: Estimasi kerusakan mencapai $12 miliar hingga $13 miliar.
3. Great Hurricane of 1780 – Badai Atlantik Terparah
Sebelum adanya teknologi pemantauan modern, badai ini menyapu Karibia (Antilles Kecil) dan tetap menjadi badai Atlantik dengan korban jiwa terbanyak.
  • Korban Jiwa: Sekitar 22.000 hingga 27.000 orang tewas.
  • Kekuatan: Digambarkan mampu mengangkat benteng kokoh dan meriam berat dari tanah karena kekuatan anginnya yang luar biasa.
4. Tri-State Tornado (1925) – Tornado Terpanjang & Paling Mematikan
Berbeda dengan siklon yang luas, tornado memiliki jalur sempit namun sangat intens. Tri-State Tornado di Amerika Serikat memegang rekor sebagai yang terparah di jenisnya.
  • Lintasan: Menempuh jarak 352 km melintasi tiga negara bagian (Missouri, Illinois, Indiana) dalam waktu 3,5 jam.
  • Korban: Menewaskan 695 orang, angka tertinggi untuk satu tornado tunggal.
5. Badai Patricia (2015) – Rekor Kecepatan Angin Tertinggi
Secara meteorologi, Badai Patricia yang terjadi di lepas pantai Meksiko mencatat kecepatan angin berkelanjutan tertinggi yang pernah diukur secara global.
  • Kecepatan: Mencapai kecepatan angin berkelanjutan 345 km/jam.
  • Keberuntungan: Meskipun kekuatannya luar biasa, badai ini mendarat di area yang relatif jarang penduduknya, sehingga jumlah korban tidak sebanyak badai besar lainnya.
Ringkasan Statistik Bencana Angin Terparah
Nama BencanaTahunLokasiDampak Utama
Siklon Bhola1970Bangladesh300.000 - 500.000 kematian
Siklon Hooghly River1737India/Bangladesh~350.000 kematian
Topan Haiphong1881Vietnam~300.000 kematian
Super Topan Haiyan2013FilipinaAngin darat tercepat (314 km/jam)
Badai Katrina2005Amerika SerikatKerugian ekonomi terbesar ($190M+)
Untuk informasi terbaru mengenai kesiapsiagaan bencana, Anda dapat mengunjungi situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau World Meteorological Organization (WMO).

Posting Komentar

0 Komentar